3098vega-(-99-)---endro-1.jpgKayaknya Custom World (CW) enggak kehabisan ide untuk bikin bebek fashion. Di tangan CW Yamaha Vega jauh lebih fashionable. Meski fashion, sebenarnya sih Vega dengan warna hitam dop lebih mengarah racing look. Sejatinya, CW bisa memasukan nih motor di dua kelas.

Hasilnya dari Vega hitam itu CW meraih posisi 1 kelas fashion di Yamaha Mofest Modification Contest, Region 2, Bandung. Seperti tanpa tanding untuk di kategori fashion. Kompetisi yang lain lebih banyak kejebak dengan aroma bolt-on.3099vega-(-99-)---endro-2.jpg

Kontestan lain di kelas yang sama memperbanyak komponen after market, tapi tema modifikasinya abu-abu alias enggak jelas. Misal, mau disebut fashion retro, tapi setengah komponen yang dipakai muncul variasi ala sport. Ada lagi gaya sport tapi pilihan warnanya retro dengan bling-bling.

“Konsepku simpel. Gaya fashion, tapi ada unsur balapnya,” bilang Johny Lipurnomo, pemilik CW yang bermarkas di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Seperti edisi lalu ditulis CW memang lebih akrab dengan bebek arena kompetisi. Hampir semua papas atas pernah merasakan sentuhan dingin desain kelir dan motif dari CW. “Sama seriusnya bikin airbrush bebek road race dengan modifikasi bebek untuk kontes,” bilang Johny yang kalem.

3100vega-(-99-)---endro-3.jpgKonsep fashion dengan gaya sporty di Vega kental banget. Lebih kental dibanding kopi Toraja yang baunya sedap. Tarik garis vertikal dari depan, tengah dan belakang motor di foto Vega.

Terus, tarik sudut-sudut bagian motor yang dari depan dan belakang. Pasti sudut tajam diagonal dari bodi depan sampai belakang punya irama garis yang sama. Konsistensi garis sporty jelas ada di Vega garapan CW.

Belum lagi desain ulang lengan ayun yang mengandalkan pipa bulat. Pastinya desain swing arm di Vega punya CW mengadopsi punya Ducati Monster. Di Monster dikelas rangka tubular tralis. Konsep desain lengan ayun tralis di bebek belum pernah digarap modifikator lain. Rancang bangun seperti itu sangat menghemat kantong dibanding harus pasang swing arm variasi atau limbah. “Modalnya memang pipa, tapi ukuran dan las-lasannya mesti presisi,” beber Johny.

Jadi, bebek Yamaha pun tetap bisa diolah untuh bahan modifikasi.

DATA MODIFIKASI

Ban Ban depan : Swallow 60/70-17
Ban belakang : Swallow 60/70-17
Cakram belakang : Mega Tech
Sokbreker depan : WP Fushion
Sokbreker belakang : WP Fushion

Penulis/Foto : Niko/Endro Motor Plus